1431919 KALI DIBACA

Sebelum Orasi di Polresta Deli Serdang, Mahasiswa Dipukul OTK

Sebelum Orasi di Polresta Deli Serdang, Mahasiswa Dipukul OTK

METROMEDAN, DELISERDANG – Sebelum melakukan orasi di Mako Polresta Deli Serdang, para Mahasiswa yang mengatasnamakan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dipukul orang tak dikenal (OTK), Senin (29 April 2024).

Puluhan mahasiswa itu dihadang oleh sekelompok pria di Simpang Tangsi jalan menuju Mako Polresta Deli Serdang.

Sekelompok pria tersebut diduga berupaya mengintimidasi. Pernyataan sikap yang dibawa pendemo dirampas dan seorang pendemo bernama Iskandar Muda alias Muda diduga dipukul kelompok pria yang menunggunya.

Meski sempat dihadang sekelompok pria, namun tidak menyurutkan massa aksi DEMA takut. Mereka terus menuju Polresta Deli Serdang.

Setiba di kantor Polresta Deli Serdang, puluhan personel Kepolisian di tempat itu melakukan pengawalan ketat terhadap massa aksi.

Dalam pernyataan tertulisnya yang ditandatangani Koordinator aksi, Yusril Mahendra dan Ketua Umum Mahdayan Tanjung, mendesak Polda Sumut dan Polresta Deli Serdang untuk menindak dugaan maraknya perjudian di Kec. Lubuk Pakam, Kab. Deli Serdang.

Usai berorasi perwakilan massa kemudian diterima Kabag Ops dan Kasat Intelkam Polresta Deli Serdang dan berjanji akan menindaklanjuti informasi yang disampaikan. Sedangkan mahasiswa yang dipukul kemudian membuat laporan pengaduan.

Sebelumnya massa aksi DEMA menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara (Mapoldasu).

Kalangan mahasiswa itu mendesak Kapoldasu, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, untuk mencopot Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Raphael Sandy Cahya Priambodo, SIK.

Para pengunjuk rasa tersebut menilai Kapolresta Deli Serdang tidak tegas dalam memberantas perjudian di wilayah hukumnya. Menurut massa aksi DEMA, perjudian marak di Kabupaten Deli Serdang, khususnya di Jl. Bakaran Batu, Kec. Lubuk Pakam, dan Jl. Perbatasan.

Massa aksi DEMA juga menduga Polresta Deli Serdang tutup mata terhadap penganiayaan mahasiswa yang berorasi di depan Mapolresta Deli Serdang beberapa waktu lalu.

“Sudah 3 kali kami menyampaikan orasi terkait perjudian di Kabupaten Deli Serdang, namun Kapolda Sumut sepertinya tidak mendengarkan kami,” ucap Yusril.

Aksi para mahasiswa sempat diwarnai aksi dorong-dorongan dan adu mulut dengan para petugas kepolisian yang berjaga di depan Mako Poldasu, Jl. Sisingamangaraja, Medan.

(MM-6 Metromedan.co.id – DELISERDANG)

Loading...
This site is using SEO Baclinks plugin created by Cocktail Family