1763819 KALI DIBACA

Diduga Hina Suku Pakpak, BN Dilaporkan UU ITE

Diduga Hina Suku Pakpak, BN Dilaporkan UU ITE

METROMEDAN – Diduga melakukan tindakan tidak menyenangkan dan menghina suku Pakpak sebagai salah satu suku bangsa di Indonesia, inisial BN dilaporkan Undang – Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE).

BN dilaporkan ke Polda Sumut pada Selasa (16 April 2024) oleh Alamsuin Berutu, SH., MH didampingi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Pakpak Indonesia (PPI), Budi Rasmianto Berutu, ST., MAP, Iwan Bancin, SH dan kawan – kawan.

Laporan itu tertuang dalam surat Laporan Polisi (LP) dengan nomor : LP/B/462/IV/2024/SPKT/Polda Sumatera Utara.

Sebelumnya terlapor BN melalui akun Facebook (FB) miliknya membuat narasi dalam kolom komentar, balasan terhadap akun Jon Banurea yang diduga menghina atau ujaran kebencian kepada leluhur suku pakpak.

“Karena yang menulis itu jelas lebih tau darimu dan yang mengaku Pakpak tidak menyadari bahwa Suku nya adalah leluhur terbodoh yang mana Daerah yang di klaim Ulayat nya, bahasa Pakpak nya malah tidak terdengar dalam Kota Kota, apa lagi Pasar Pasar di Kabupaten Dairi, yang ada bahasa Pakpak hanya terdengar di Kabupaten Pakpak Bharat, Hutan Parbeguan yang kini sudah di mekarkan,” demikian narasi tulisan komentar BN.

Pelapor mengatakan, pihaknya akan terus mengawal laporannya hingga terduga pelaku tertangkap.

“Saya meminta kepada teman-teman semua untuk terus mengawal kasus ini,” ucap Alamsuin Berutu, SH., MH.

Senada juga dikatakan, Ketua Umum DPP PPI, Budi Rasmianto Berutu, ST., MAP mengatakan, ke depannya, kita ikuti proses hukum karena Negara kita Negara Hukum dan kita serahkan saja kepada pihak penegak hukum agar segera ditindaklanjuti,” ucapnya menambahkan.

Sementara Budi Rasmianto Berutu mengatakan, sangat mengecam keras narasi BN yang mendiskreditkan suku Pakpak melalui medsos FB.

“BN melalui akunnya membuat komentar,“Yang mengaku Pakpak tidak menyadari bahwa Suku nya adalah leluhur terbodoh.” Tak hanya itu, BN juga menyebut, “Bahasa Pakpak hanya terdengar di Kabupaten Pakpak Barat, Hutan Parbeguan yang kini sudah di mekarkan,” jelas Budi menirukan isi komentar terlapor di akun FB saat itu.

Loading...
This site is using SEO Baclinks plugin created by Cocktail Family