1783419 KALI DIBACA

Dianiaya Kepsek, Pelajar SMK Negeri 1 Meninggal Dunia

Dianiaya Kepsek, Pelajar SMK Negeri 1 Meninggal Dunia

METROMEDAN, NIAS – Diduga akibat aksi penganiayaan dilakukan Kepala Sekolah (Kepsek) berinisial SZ, seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Siduaori, Kab. Nias Selatan, Sumatera Utara, Yaredi Nduru (17) meninggal dunia.

Informasi yang diterima, aksi penganiayaan korban dilakukan terduga pelaku sebelumnya atas laporan Camat tempat korban magang yang saat itu dilaporkan menolak perintah Sekretaris Kecamatan (Sekcam).

Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Nias Selatan, Bripka Dian Octo Tobing membenarkan terjadinya peristiwa tersebut.

“Iya benar, penganiayaan itu dilakukan oknum kepala sekolah. Duduk perkara dari kasus tersebut telah dilaporkan pihak keluarga korban ke Polres Nias,” ucap Bripka Dian Octo Tobing, kepada wartawan, Selasa (16 April 2024).

Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (23 Maret 2024), sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu korban YN bersama 6 pelajar lainnya, dipanggil terduga pelaku berinisial SZ ke ruang kerjanya.

“Mereka dibariskan, kata saksi yang juga rekan korban. Mereka dihukum atas laporan Sekcam, yang tidak terima ditolak pelajar yang diketahui magang di kantor camat itu saat dimintai tolong,” terang Bripka Dian.

Saat itu, sambung Kasi Humas, terduga pelaku memukul bagian kening korban sebanyak lima kali menggunakan kepalan tangannya.

“Dari kejadian itu, korban mengeluh sakit kepala kepada orang tuanya. Penyakit tersebut kian parah hingga korban dikabarkan menggigil dan pada akhirnya dilarikan ke rumah sakit,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Bripka Dian, orang tua korban mencoba mencari tau penyebab penyakit yang disebut anaknya akibat dipukul kepsek.

“Dari hasil pemeriksaan medis, menyebutkan bahwa salah satu syaraf korban tidak berfungsi akibat pukulan terduga pelaku,” ujarnya.

Korban akhirnya meninggal dunia setelah sempat beberapa hari dirawat, pihak keluarga kemudian menuntut hal tersebut dan melaporkannya ke polisi.

“Kasus itu, kini dalam penyelidikan. Ada rencana jenazah korban di autopsi,” jelas Kasi Humas Bripka Dian.

(MM – 26 Metromedan.co.id – NIAS)

Loading...
This site is using SEO Baclinks plugin created by Cocktail Family