934419 KALI DIBACA

Serda AAM Bunuh Mantan Casis Bintara TNI AL

Serda AAM Bunuh Mantan Casis Bintara TNI AL

METROMEDAN, NIAS – Serda AAM diketahui personel Pomal Lanal Nias bersama rekannya mengakui telah membunuh mantan calon siswa (casis) Bintara TNI AL, Iwan Sutrisman Telaumbanua (22) sejak Desember 2022.

Kasus pembunuhan itu baru terungkap Maret 2024 setelah keluarga korban curiga dan melapor kepada Komandan Posal Lahewa pada Senin (25 Maret 2024).

Ironisnya, sejak pembunuhan hingga sebelum kasus terbongkar, pelaku Serda AAM berulang kali menguras harta keluarga korban dengan serangkaian kebohongan yang ia ciptakan.

Pihak keluarga korban ditipu habis-habisan secara materiel dan harus menerima kenyataan pahit, anak mereka yang selama ini dikira telah menjadi pasukan khusus Marinir ternyata telah meninggal dunia.

Bahkan jasad korban saat ini belum ditemukan. Serda AAM membunuh lalu membuang mayat korban tersebut ke sebuah jurang di daerah Talawi, Kab. Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar). Saat ini Serda AAM sudah dibawa ke Sumbar untuk menunjukkan lokasi pembuangan mayat korban.

“Saat ini pelaku telah diantar di Padang dan diproses di sana sebab tempat kejadian perkara terjadi di sana. Tugas kami di Pom Lanal Nias hanya mengungkap,” kata Dandenpom Lanal Nias, Mayor Laut (PM) Afrizal, Jumat (29 Maret 2024).

Korban Tak Ada Kabar Sejak Ikuti Pendidikan

Pengungkapan kasus ini bermula dari kecurigaan keluarga lantaran korban tak ada kabar sejak mengikuti pendidikan. Keluarga kemudian melapor ke Komandan Posal Lahewa pada Senin (25/3).

Namun bukan sang anak ditemukan, keluarga malah mendapat kenyataan pahit. Anak yang mereka kira telah menjadi prajurit TNI AL ternyata telah dibunuh oleh Serda AAM sejak 24 Desember 2022. Bahkan selama setahun lebih kurun waktu 2022 hingga 2023, harta keluarga korban dikuras oleh pelaku Serda AAM.

Dandenpom Lanal Nias mengatakan, Serda AAM yang diperiksa telah mengakui perbuatannya melakukan pembunuhan terhadap Iwan Sutrisman Telaumbanua bersama seorang temannya.

“Benar, pelaku telah ditahan. Pelaku lebih dari satu orang,” ucapnya.

Sementara menurut pengakuan pelaku Alvin rekan Serda AAM yang menjadi eksekutor pembunuhan mengatakan, korban ditusuk di bagian perut dengan menggunakan pisau sebanyak 3 atau 4 kali lalu mayatnya dibuang di jurang dangkal dekat dengan lokasi penusukan,” sebut pelaku.

Seusai membunuh, Serda AAM merekaya cerita dengan membohongi keluarga korban. Bahkan ia berulang kali meminta uang untuk segala macam alasan.

Serda AAM Awalnya Ngaku Bisa Loloskan Korban 

Berawal saat pelaku Serda AAM mengaku bisa membantu meloloskan korban sebagai prajurit TNI AL dengan jaminan uang sebesar kurang lebih Rp.200.000.000. Sebab pada saat mengikuti seleksi bintara gelombang II tahun 2022, korban tidak lulus (TMS). Lalu Serda AAM menyarankan keluarga korban agar korban mengikuti tes di Padang.

Pada 16 Desember 2022, Serda AAM mendatangi rumah keluarga korban di Desa Lahusa Idanetae. Ia menyampaikan kepada keluarga agar korban dibawa ke Padang untuk mengikuti seleksi di sana dan akan dibantu oleh pamannya yang berdinas di Lantamal II Padang.

Kemudian keluarga menyetujuinya dengan menanggung segala biaya perjalanan ke Padang, berangkat melalui Pelabuhan Gunungsitoli. Pada 22 Desember 2022, Serda AAM mengirimkan foto korban kepada keluarga dengan menggunakan pakai dinas TNI lengkap dan kepala sudah digundul.

Pelaku menyampaikan korban Iwan Sutrisman sudah lulus dan akan mengikuti Pendidikan di Tanjung Uban serta kembali meminta kepada keluarga agar mentransfer sejumlah uang.

Pada pertengahan April 2023, Serda AAM menghubungi keluarga korban lewat pesan WhatsApp (WA) agar menyiapkan burung murai batu sebanyak 2 ekor untuk di serahkan kepada pamannya yang berdinas di Padang. Kemudian keluarga korban membeli 2 ekor burung murai seharga Rp.14.000.000.

Setelah itu, pihak keluarga menghubungi Serda AAM. Kemudian Serda AAM datang ke rumah untuk mengambil burung untuk dibawa ke Padang.

Setibanya di rumah keluarga korban di Desa Lahusa Idanetae, Serda AAM menyampaikan kepada keluarga agar menghadiri pelantikan korban di Tanjung Uban pada September 2023.

Selanjutnya pada 3 September 2023, Serda AAM menghubungi keluarga korban agar menghadiri pelantikan di Tanjung Uban awal Oktober 2023 dan meminta uang untuk ongkos berangkat ke Tanjung Uban untuk turut menghadiri pelantikan sebesar Rp.3.700.000.

Kemudian 3 Oktober 2023, Keluarga korban berangkat dari Lahusa Idanotae menuju ke Tanjung Uban sebanyak 4 orang untuk mengikuti acara pelantikan korban. Mereka yaitu: Ama Rohani Telaumbanua, kakek dari Iwan Sutrisman Telaumbanua, Ama Pian Telaumbanua ayah Iwan Sutrisman Telaumbanua, Ama Princes Telaumbanua dan Yanto Telaumbanua kakak korban.

Pada 06 Oktober 2023, keluarga korban tiba di Tanjung Uban dan menghubungi Serda AAM menanyakan kapan hari pelantikan. Namun Serda AAM mengatakan kepada keluarga pelantikan ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan. Pelaku juga mengatakan korban terpilih sebagai pasukan khusus Marinir sehingga keluarga menunggu kepastian selama 1 minggu di Tanjung Uban.

Pada 15 Oktober 2023, keluarga kembali ke Nias dan tidak memperoleh kepastian pelantikan serta keberadaan korban.

Kemudian di Januari 2024, keluarga korban menjumpai Serda AAM di Kantor Pomal Lanal Nias untuk mempertanyakan kepastian keberadaan korban dan pelantikannya. Serda AAM tidak memberikan kepastian, namun menyampaikan akan bertanggung jawab penuh kepada keluarga untuk korban.

Kemudian 5 Februari 2024, keluarga kembali menjumpai Serda AAM di Mess Pomal Lanal Nias. Lagi – lagi Serda AAM meminta uang kepada keluarga korban sebesar Rp.1.450.000 untuk beli pulsa menghubungi letting-nya yang berada di pendidikan namun tetap keluarga tidak bisa juga berkomunikasi dengan korban.

Selanjutnyaa 25 Maret 2024, keluarga korban menghubungi Pgs Dan Posal Lahewa dan melaporkan permasalahan tersebut. Hingga akhirnya pada 28 Maret 2024, Serda AAM yang diperiksa di Denpom Lanal Nias mengakui jika telah membunuh korban Iwan Sutrisman bersama rekannya.

(MM – 26 Metromedan.co.id – NIAS)

Loading...
This site is using SEO Baclinks plugin created by Cocktail Family