708019 KALI DIBACA

Pelaku LS Diduga Lecehkan Sejumlah Siswinya, Orangtua Korban: Dibawa Tadi

Pelaku LS Diduga Lecehkan Sejumlah Siswinya, Orangtua Korban: Dibawa Tadi

METROMEDAN, SUMUT – Pelaku inisal LS, oknum guru SMP Negeri 31 (SMPN31) Medan yang diduga melakukan pelecehan terhadap sejumlah siswinya dikabarkan telah dibawa oleh petugas kepolisian.

“Iya sudah dibawa tadi di Unit PPA Satreskrim. Jumpa orang ini (korban) dengan dia (pelaku),” kata Orangtua korban inisial T kepada wartawan, Senin (5 Desember 2022) malam.

T mengungkapkan pelaku inisial LS diturunkan dari mobil polisi dan terlihat oleh korban usai diperiksa penyidik. LS dibawa masuk ke ruangan PPA Satreskrim Polrestabes Medan.

“Jumpa, sudah jumpa korban di PPA Satreskrim itu. Diturunkan dia (LS) dari mobil dan diberondokan supaya tidak nampak orang korban,” ucapnya.

Akan tetapi T belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut sebab orangtua dan korban baru tiba dikediamannya usai menjalani pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polrestabes Medan.

Ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (5 Desember 2022) malam melalui akun Whatsapp Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda dan Kasat Reskrim Kompol Teuku Fathir Mustafa terkait diamankannya pelaku LS, belum ada balasan dari dua perwira tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar mengaku sudah mengetahui aksi bejad oknum guru tersebut.

“Ya sudah tahu, laporan yang kita terima sudah diproses aparat penegak hukum,” kata Laksamana, Senin (5 Desember 2022).

Ia menyebut oknum guru berinisial LS tersebut per hari ini sudah dinonaktifkan. LS tidak akan mengajar selama proses hukum berjalan.

“Untuk gurunya sendiri per hari ini kita nonaktifkan dulu,” ucapnya.

Terkait status guru LS apakah PNS atau honorer, Laksamana mengaku masih mendalaminya. Hari ini mereka akan melakukan klarifikasi bersama kepala sekolah yang bersangkutan.

“Masih kita dalami (status guru), hari ini kita melakukan klarifikasi dulu ya dengan kepala sekolah,” tambahnya lagi.

Jika terbukti, Laksamana Putra Siregar menuturkan akan memberikan sanksi yang tegas, yaitu pemecatan.

“Pecat, kita pecat jika terbukti,” jelasnya.

Sebelumnya, oknum guru inisial LS ini sehari-hari mengajar mata pelajaran Penjaskes (Pendidikan Jasmani Kesehatan) di SMPN31, Jalan Jamin Ginting KM 13.5 Kelurahan Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

Pelecehan itu dilakukan saat jam belajar di sekolah. Informasi diperoleh sejumlah siswi mengalami pelecehan dari oknum guru tersebut. Bahkan masih ada korban lain yang belum berani melaporkannya.

Salah satu orangtua siswi yang menjadi korban pelecehan oknum guru tersebut kepada wartawan, Minggu (4 Desember 2022)  menyampaikan bahwa kondisi mental anak gadisnya saat ini terganggu, trauma dan merasa ketakutan.

LS merupakan guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) yang diperkirakan berusia 56 tahun itu kemudian dilaporkan ke polisi dengan nomor LP/B/3694/XII/2022/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara tertanggal 3 Desember 2022 pukul 17.17 WIB.

(Jaka Metromedan.co.id – Sumut)

Loading...
This site is using SEO Baclinks plugin created by Cocktail Family