16019 KALI DIBACA

Presiden dan Kapolri Tinjau Giat Vaksinasi Merdeka Bersama Rumah Ibadah dan Ponpes se Indonesia 

Presiden dan Kapolri Tinjau Giat Vaksinasi Merdeka Bersama Rumah Ibadah dan Ponpes se Indonesia 

METROMEDAN – Presiden Indonesia Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si meninjau Vaksinasi Merdeka bersama rumah ibadah dan pondok pesantren (Ponpes) secara serentak di seluruh Indonesia dengan total 341 titik tempat ibadah dan pondok pesantren, Selasa (7 September 2021).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi bersama Kapolri Jenderal Listyo menyapa langsung secara virtual pelaksanaan vaksinasi merdeka rumah ibadah dan ponpes di Jawa Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Terkait kegiatan itu, Kapolri mengungkapkan bahwa, Vaksinasi Merdeka ini merupakan strategi yang dilakukan TNI-Polri terkait dengan akselerasi atau percepatan terciptanya kekebalan komunal.

“Vaksinasi Merdeka pada hari ini melibatkan rumah ibadah dan pondok pesantren dengan sasaran masyarakat umum, lansia, jemaat, santri, pengasuh pondok pesantren, dan pengurus rumah ibadah di 341 titik dengan total sasaran 346.688 orang,” kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mendampingi Presiden Jokowi meninjau vaksinasi merdeka di Ponpes K.H. Syamsudin, Ponorogo, Jatim.

Selain vaksinasi, Orang nomor satu di Korps Bhayangkara ini mengungkapkan bahwa, kegiatan itu juga menyalurkan bantuan sosial (Bansos) dari Presiden Jokowi, kepada warga yang paling terdampak perekonomiannya akibat Pandemi Covid-19.

“Dalam kegiatan ini juga disalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak dan peserta program vaksinasi sejumlah 60.341 paket sembako dan 88 ton beras,” ungkap Jenderal Listyo.

Mantan Kabareskrim Polri ini menekankan, TNI, Polri bakal terus menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan vaksinasi 100 persen di lingkungan masyarakat hingga dosis kedua.

Menurut Tribrata satu ini, hal itu merupakan wujud implementasi dari langkah-langkah dan kebijakan extraordinary yang diambil oleh Pemerintah demi keselamatan masyarakat sebagaimana asas Salus Populi Suprema Lex Esto.

“Untuk menahan laju penyebaran Covid-19, Polri terus berupaya melakukan akselerasi vaksinasi nasional melalui berbagai macam strategi vaksinasi termasuk strategi vaksinasi dengan melibatkan komunitas-komunitas seperti yang kami lakukan saat ini,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Jenderal Listyo menjelaskan, vaksinasi merdeka yang merangkul tokoh-tokoh agama dan santri diharapkan dapat menjadi “Getok Tular” kepada keluarga, tetangga, teman-teman, dan komunitas di lingkungannya. Sehingga masyarakat tidak ragu-ragu dalam mengikuti program vaksinasi.

“Selain itu, pelaksanaan program vaksinasi di rumah ibadah juga bertujuan untuk revitalisasi rumah ibadah sebagai fungsi sosial. Rumah ibadah pada hakekatnya memiliki fungsi membimbing perilaku jamaahnya dalam tatanan kehidupan sosial termasuk dalam pencegahan penularan Covid-19,” ucap Jenderal Polisi bintang empat ini.

Jenderal Listyo juga memaparkan bahwa, tingginya tingkat capaian vaksinasi merupakan modal dasar dalam hidup berdampingan dengan Covid-19, yaitu bagaimana perekonomian dapat tumbuh. Namun Covid-19 tidak kembali melonjak.

“Tentunya hal ini disertai dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Dengan demikian, tujuan Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045 dapat terwujud,” tutup mantan Kadiv Propam Polri ini.

(Memed, Jatim)

Loading...
This site is using SEO Baclinks plugin created by Cocktail Family