22419 KALI DIBACA

Kapolri dan Panglima TNI Gelar Interaksi Virtual dengan Pasien Isoman

Kapolri dan Panglima TNI Gelar Interaksi Virtual dengan Pasien Isoman

METROMEDAN – Kapolri Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menggelar interaksi virtual dengan pasien isolasi mandiri (Isoman).

Hal itu dilakukan saat meninjau Posko pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara Mikro di Kecamatan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (16 Juli 2021).

Dalam kegiatan itu, Kapolri bersama Panglima TNI memberikan semangat kepada warga yang sedang menjalani Isoman, karena terpapar virus corona.

Saat interaksi dengan warga, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menanyakan apakah selama melakukan isolasi telah mendapatkan obat atau belum.

“Kan ada paket obat sudah dapat,?” tanya Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada seorang warga bernama Tri.

“Sudah pak,” ucap Tri singkat menjawab pertanyaan Kapolri.

Jenderal Listyo mengungkapkan, apabila pasien isoman kehabisan atau kekurangan obat untuk segera melapor ke Babinsa agar kembali dikirimkan paket obat yang sudah disiapkan oleh Pemerintah.

Selain itu, mantan Kabareskrim Polri tersebut juga menanyakan apakah pasien isolasi mandiri sudah mendapatkan bantuan sosial atau belum. Menurut Jenderal Listyo, untuk bansos warga juga bisa menghubungi Bhabinkamtibmas atau Babinsa agar mendapatkan paket bantuan tersebut.

“Kalau abis lapor ke Babinsa lagi untuk dikirim. Nanti abis ini segera dikirim untuk kebutuhan. Kalau habis dikirim lagi,” ucapnya.

Selain meninjau Posko PPKM Mikro, kedua Jenderal bintang empat itu juga meninjau vaksinasi massal di Holy Stadium, Semarang, Jawa Tengah. Dalam kegiatan ini, Kapolri mengingatkan bahwa hingga saat ini angka penularan Covid-19 masih tinggi.

Untuk itu, tiga langkah pengendalian pandemi Covid-19 yakni penegakan disiplin terhadap Protokol Kesehatan, akselerasi vaksin hingga penerapan PPKM Darurat harus berjalan secara beriringan.

“Tiga hal ini harus dilakukan serempak sama-sama karena kita lihat sampai saat ini angka (penularan Covid-19) terus tinggi,” sebut Jenderal Listyo.

Terkait vaksinasi, mantan Kadiv Propam Polri tersebut menegaskan pihaknya bersama dengan TNI terus bergerak mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk menggelar vaksinasi massal sebagai upaya mempercepat kekebalan kelompok atau herd immunity.

Dalam kesempatan itu, Jenderal Listyo mengajak, kelompok sosial masyarakat, aktivis ataupun rekan-rekan mahasiswa yang memiliki sumber daya dan kemampuan dalam bidang kesehatan berkolaborasi dengan TNI-Polri menggelar vaksinasi massal.

“Ini akan menjadi lebih baik dalam rangka percepat kegiatan akselerasi vaksinasi,” tandasnya.

Mantan Kapolda Banten itu meminta agar masyarakat memahami dan mematuhi PPKM Darurat sebagai upaya pemerintah untuk mengendalikan Covid-19. Ia memohon maaf apabila kebijakan tersebut menganggu aktivitas, namun hal tersebut harus diambil sebagai langkah menyelamatkan masyarakat dari paparan virus corona atau Covid-19.

“Tolong ini disampaikan ke keluarga kita, mungkin belum memahami pemerintah melakukan ini semua untuk menjaga keselamatan masyarakat,” ujar Jenderal Listyo.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menambahkan, dalam menghadapi pandemi Covid-19 diperlukan komitmen seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. Setidaknya, strategi dalam menghadapi musuh yang tidak terlihat wujudnya ini, yakni defensif dengan menggunakan masker, mematuhi 3M dan vaksin.

“Vaksinasi untuk memberikan kekebalan. Tapi ingat setelah vaksin kita tetap menggunakan masker dan tak boleh lengah,” pungkas Marsekal Hadi.

(E Metromedan.co.id, Jateng)

Loading...
This site is using SEO Baclinks plugin created by Cocktail Family