23419 KALI DIBACA

Ini Arahan Panglima TNI dan Kapolri Terkait Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Ini Arahan Panglima TNI dan Kapolri Terkait Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

METROMEDAN – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si memberikan pengarahan terkait penanganan Covid-19 di Jawa Timur kepada Pangdam V Brawijaya, dan Kapolda Jatim, Jumat (11 Juni 2021) di Lanudal Juanda, Sidoarjo.

Dihadapan Panglima TNI dan Kapolri, Pangdam V/Brawijaya memaparkan situasi penyebaran covid serta langkah – langkah penanganan penyebaran covid-19 di Jawa Timur, terjadi peningkatan kasus aktif. Data 3 hari terakhir yaitu tanggal 8, 9 dan 10 sebanyak 389, 401 dan 425 kasus aktif.

“Ketersediaan Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit rujukan covid-19 di Kabupaten Bangkalan, mencapai 80%. Untuk itu kami berupaya menyediakan tempat isolasi mandiri di Balai Pengembangan Wilayah Surabaya dan Madura (BPWS), Balai Diklat Pemda Bangkalan, dan Universitas Bangkalan,” ungkap Pangdam V Brawijaya.

Upaya yang dilakukan dalam penanganan covid-19 di Kabupaten Bangkalan, diantaranya penerapan 3M Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, dan 3T Testing, Tracing, Treatment. Pengendalian Kasus dengan optimalisasi fungsi PPKM Mikro, memastikan ketersediaan BOR, pemberian sembako serta peningkatan Vaksinasi,” terangnya.

Sementara dalam arahan Panglima TNI mengatakan, untuk pelaksanaan vaksinasi diprioritaskan terhadap lansia, karena persentase angka kematiannya tinggi.

“Isolasi mandiri harus dilakukan pengawasan yang ketat supaya tidak menjadi faktor pemicu meningkatnya penyebaran,” imbau Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Laksanakan briefing terhadap anggota yang melaksanan tugas supaya memahami tugas pokok dalam penanganan covid-19,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Kapolri dalam arahannya mengatakan, penanganan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, sudah mulai terkoordinir dan terorganisir, serta sinergitas dalam penanganan covid-19 harus tetap dijaga.

“Menurut analisa Presiden Jokowi, kita lemah di testing dan tracing, dan kuat di treatment. Hal tersebut dapat menjadi evaluasi dalam penanganan covid-19 kedepan,” kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Pelaksanaan optimalisasi PPKM Mikro terutama di daerah dengan angka sebaran covid-19 yang tinggi. Tes PCR supaya dioptimalkan pelaksanaannya, agar proses tes PCR hasilnya tidak lebih dari 1 hari,” tegas Jenderal bintang empat ini.

Jenderal Listyo lanjut mengatakan, dalam penanganan manajemen covid-19 harus bagus mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, sampai pada tahap pengawasan.

“Penanganan lonjakan penyebaran covid-19 di Bangkalan, bisa menjadi role mode dan diadopsi oleh wilayah lain apabila mengalami hal serupa, mulai dari pembagian rayonisasi, pengorganisasian hingga penanganan lainnya,” jelas Orang nomor satu di Korps Bhayangkara ini.

(E Metromedan.co.id, Jatim)

Loading...
This site is using SEO Baclinks plugin created by Cocktail Family