7019 KALI DIBACA

GM PPMA Pertanyakan 100 Hari Kinerja Bupati Asahan dan Bukti Bersih dari Judi

GM PPMA Pertanyakan 100 Hari Kinerja Bupati Asahan dan Bukti Bersih dari Judi

METROMEDAN – Aksi dorong mendorong Generasi Muda Perkumpulan Persaudaraan Masyarakat Asahan (GM PPMA) terobos blokade penjagaan ketat pintu masuk Bupati Asahan Provinsi Sumatera Utara.

GM PPMA turun aksi ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tanpa diterima anggota DPRD Asahan, aksi demo berlanjut ke Kantor Bupati Asahan dan diterima oleh Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Arifin.

” Terima kasih atas sambutan abangda Wakil Bupati Asahan, kami ingin langsung mendengarkan penjelasan dari Bupati Asahan H Surya BSc terkait 100 hari kinerja Bupati Asahan,” kata Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Muhammad Syafi’i. Selasa (8 Juni 2021).

GM PPMA memantau kinerja Bupati Asahan H. Surya BSc sejak dilantik, sudah 100 hari menjabat kepala daerah. Namun kondisi yang terjadi bukan semakin membaik malah semakin memburuk.

Menurut Korlap, dilihat dari pemerintahan ataupun oknum menjalankan sistem. Masyarakat mengeluh dengan kerusakan badan jalan ditengah inti kota.

“Namun sampai saat ini pemerintah tak kunjung berupaya memperbaiki, bisa dibayangkan jika ditengah kota saja tidak ada perhatian Pemkab Asahan. Lantas bagaimana bisa memperhatikan 25 kecamatan dengan 204 Kelurahan/Desa.” ujar Syafi’i.

Kedatangan GM PPMA ke Kantor Bupati Asahan guna mempertanyakan 100 hari kinerja Bupati Asahan H Surya, BSc, dan mempertanyakan komitmen visi dan misi dalam kerja nyata maupun realisasi janji Bupati Asahan.

“Tujuan berorasi ke DPRD Asahan untuk membahas aspirasi kami dan konsisten melakukan pengawasan terhadap kebijakan kinerja Bupati Asahan di periodesasinya,” pungkas Korlap mengakhiri.

Sementara itu, Panglima Satgas PPMA, Nawawi mengatakan ingin bukti Asahan yang relegius bersih dari judi yang semakin marak di Kabupaten Asahan.

” Disamping pembangunan, miris Kabupaten Asahan icon relegius yang kian pesatnya permainan judi berkedok ketangkasan hingga ke pelosok desa,” kata Nawawi.

Lanjut dikatakan Nawawi, bahwa korban akibat merajalela tembak ikan banyak perceraian, menggadekan barang, pencurian serta peredaran Narkoba.

” Kami dari berbagai elemen masyarakat insyaallah buat aksi untuk menutup game zone atau permainan ketangkasan tembak ikan,” sebut Nawawi mengakhiri.

(E Metromedan.co.id, Sumut)

Loading...
This site is using SEO Baclinks plugin created by Cocktail Family