6819 KALI DIBACA

Ratusan Mahasiswa Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja Meski Diguyur Hujan Deras

Ratusan Mahasiswa Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja Meski Diguyur Hujan Deras

Metro Medan – Ratusan mahasiswa melakukan aksi demo menolak Undang -Undang Cipta Kerja meskipun di tengah guyuran hujan deras di depan Gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut), pada Senin (12 Oktober 2020).

Amatan awak media, terlihat mahasiswa yang tergabung dalam Akumulasi Kemarahan Buruh dan Rakyat Sumatera Utara (Akbar Sumut) diguyur hujan lebat, namun tak menyurutkan semangat massa berorasi.

“Jangan takut hujan, demi menyuarakan kebenaran, Nggak mau pulang, maunya digoyang,” ujar pendemo saat bernyanyi di DPRD Sumut.

Tak berselang lama, mereka langsung menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dalam aksi demonstrasinya, terlihat tidak ada petugas personil Kepolisian yang mengawal aksi demo tersebut saat hujan lebat. Rata-rata petugas Kepolisian meninggalkan aksi demo karena hujan yang mengguyur.

Demo sendiri sempat memanas hingga merusak kawat barier yang dipasang Polisi di depan DPRD Sumut. Mereka juga memanjat pagar DPRD dengan memasang spanduk penolakan UU Cipta kerja.

Setelah itu, massa yang rusuh itu ditangkap Polisi, karena kedapatan melakukan pelemparan ke dalam halaman Kantor DPRD Sumut. Bahkan, anak di bawah umur juga ikut melakukan aksi penolakan UU Ciptaker tersebut.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan, terkait aksi demontrasi pihaknya tidak melarang dengan menyampaikan aspirasi kepada dewan. Namun, aksi tersebut dijaga dengan tidak boleh anarkis.

“Silahkan demo dengan sampaikan aspirasinya kepada dewan. Tapi jaga ketertiban demonya dengan jangan lempar-lempar dan anarkis. Itu tidak boleh,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih melakukan orasi-orasi tentang penolakan UU Cipta Kerja, walaupun dengan kondisi diguyur hujan lebat dan jumlah pendemo yang ditangkap belum dapat terkonfirmasi.

(JN/Metromedan.co.id, Red)

Loading...
This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro