12219 KALI DIBACA

Warga Keluhkan Surat Laporan di Polsek Kutalimbaru, Kapolda Sumut: Kita Ingatkan Polrestabes Medan

Warga Keluhkan Surat Laporan di Polsek Kutalimbaru, Kapolda Sumut: Kita Ingatkan Polrestabes Medan

Ket. Foto: Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin,M.Si

Metro Medan – Lahan ratusan hektar yang diklaim merupakan milik negara seluas kurang lebih 150 hektar, diduga menjadi sengketa antar warga Dusun Tanduk Benua, Desa Suka Makmur, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Hal ini, menurut waega, diduga menjadi penyebab terjadinya dugaan penganiayaan dan pembakaran rumah warga serta dugaan pengancaman berupa kekerasan yang dilakukan oleh salah satu kelompok ormas tertentu.

Dikatakan ada sekelompok orang yang disebut-sebut dari salah satu ormas menghampiri warga dengan suara lantang hingga terjadi dugaan penganiayaan terhadap empat orang warga berinisial LM, YD, AT dan SC.

“Kami dipukuli tanpa belas kasihan pak. Kami tidak kenal pelaku pemukulan, hanya kami dengar disebut-sebut namanya “Ketum”. Kami hanya petani pak yang hanya mengharapkan dua liter beras. Kami dianiaya tanpa sebab sampai kami nangis-nangis dipukuli tanpa ampun,” keluh warga kepada awak media.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin, M.Si, ketika dikonfirmasi awak media melalui via telepon genggam, Kamis (01 Oktober 2020), mengatakan akan ingatkan kembali ke Polrestabes Medan terkait laporan masyarakat tersebut.

“Terima kasih. Kita ingatkan Polrestabes Medan,” ujar Kapolda Sumut singkat.

Sebelumnya diketahui bahwa warga mengakui sudah tiga kali membuat laporan ke Polsek Kutalimbaru jajaran Polrestabes Medan, namun warga menyayangkan proses hukum laporan tersebut terkesan lamban. Sudah dua bulan berlalu laporan warga belum ada titik terang dan terkesan jalan ditempat?, disebutkan warga adapun laporan yang telah dilaporkan diantaranya: surat STTLP laporan dugaan penganiayaan nomor : LP/61/K/Vl/2020/SPKT/SEK KUTALIM tertanggal 01 Juni 2020 dan surat laporan dugaan pengancaman nomor : LP/62/K/VI/2020/SPKT/SEK KUTALIM tertanggal 2 Juni 2020.

“Laporan kami sudah ada 3, tapi sampai sekarang kasusnya terkesan masih jalan ditempat, dan hanya pemanggilan saja yang dilakukan Polsek,” keluh warga.

Warga berharap kepada Polsek Kutalimbaru agar bekerja secara profesional dan seadil-adilnya serta memberikan rasa keadilan kepada korban maupun warga yang menuntut keadilan.

Warga juga memohon supaya penegak hukum menempatkan hukum sebagai panglima tertinggi dan memberikan perlindungan kepada masyarakat serta mampu menangkap pelaku dugaan penganiayaan, penebar teror serta pembakar rumah.

Loading...
This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro