8419 KALI DIBACA

Guna Menekan Peredaran Narkotika, BNNP Sumut Ungkap 8 Ton Ganja 

Guna Menekan Peredaran Narkotika, BNNP Sumut Ungkap 8 Ton Ganja 

MADINA (Metro Medan) –  Guna menekan peredaran gelap narkotika, Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) berhasil mengungkap sebanyak 8 Ton Ganja di Perbukitan Tor Sihite, Desa Banjar Lancat, Kec. Panyabungan Timur, Kab. Mandailing Natal.

Pengungkapan jenis narkotika alami (ganja) di Wilayah Provinsi Sumatera Utara tersebut selanjutnya dilakukan proses pemusnahan yang dilaksanakan BNNP Sumut bersama dengan BNNK Madina, Kodim 0212 Tapsel, Polres Madina pada tanggal 09 s/d 10 Juni 2020.

Kegiatan yang langsung dipimpin oleh Kepala BNNP Sumut, Brigjend Pol Drs Atrial, SH yang diikuti oleh Kabid Pemberantasan BNNP Sumut, Kombes Pol Sempana Sitepu, S.H., M.H., dan Ka BNNK Mandailing Natal, AKBP Ramlan, S.H., M.H. Dimana kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil penyelidikan yang dilaksanakan sebelumnya oleh tim pemberantasan BNNP Sumatera Utara dan BNNK Mandailing Natal.

Dari hasil penyelidikan tersebut didapat 3 TKP lahan ganja yang berhasil dimusnahkan yaitu menemukan ladang ganja di 4 titik antara lain:

– Gunung Tujuh Desa Banjar Lancat, Kec. Penyabungan Timur dengan luas kurang lebih 4 hektar dengan jumlah Pohon lebih kurang 4.000 Batang atau seberat lebih kurang 4 ton.

– Tor Sihite Desa Banjar Lancat dengan luas kurang lebih 2 hektar dengan jumlah Pohon 2.000 batang atau seberat lebih kurang 2 ton.

– Desa Suroboyan, Kec. Penyabungan Timur ada 2 Titik yang masing- masing  luasnya kurang lebih 1 Hektar (2 Hektar) dengan jumlah Pohon lebih kurang 2000 Batang atau berat lebih kurang 2 ton.

Dengan Hasil ladang ganja yang berhasil dimusnahkan dari 3 TKP (4 Titik) seluas 8 Hektar, dengan jumlah lebih kurang 8000 Batang atau lebih kurang 8 Ton Daun Ganja basah.

Pada kesempatan itu, Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Drs Atrial, SH mengatakan, bahwa dengan adanya operasi pemusnahan ladang ganja, diharapkan peredaran gelap narkotika khususnya ganja dapat diminimalisir khususnya di wilayah Kabupaten Mandailing Natal, dan dengan kegiatan ini juga diharapkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkotika khususnya para penanam ganja sadar bahwa usaha tanam ganja merupakan tindakan ilegal dan mau mengalihkan jenis tanamannya ke tanaman holticultura, sehingga predikat Kabupaten Mandailing Natal sebagai penghasil ganja nomor 2 di Indonesia dapat dihilangkan,” kata Orang nomor satu di Mako BNNP Sumut.

Selama berlangsung kegiatan pemusnahan ladang ganja berjalan dengan tertib dan lancar hingga selesai.

(Metro Medan, Redaksi)

Loading...
This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro