48219 KALI DIBACA

Tim Gabungan Tertibkan PK5 di Gang Kebakaran

Tim Gabungan Tertibkan PK5 di Gang Kebakaran

example banner

Teks Foto: Tim Gabungan Saat Melakukan Penertiban PK5 di Gang Kebakaran Tepat Depan Polsek Medan Baru, Jalan Nibung Utama, Kel. Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Jum’at (05/07/2019) Sore. (MM)

 

Metro Medan

Puluhan petugas tim gabungan pihak Kecamatan Medan Petisah, Polsek Medan Baru dan Satpol PP melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PK5), Jum’at (05/07/2019) pukul 17:00 WIB.

Sebelum melakukan penertiban terhadap lima (5) lapak pedagang yang berada di dalam gang kebakaran depan Polsek Medan Baru, Jalan Nibung Utama, Kel. Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, terlebih dahulu, puluhan petugas yang tergabung melaksanakan apel di halaman Mako Polsek Medan Baru yang dipimpin oleh Waka Polsek Medan Baru, AKP Ully Lubis bersama Sekcam Medan Petisah, Budi Lubis.

Usai memberikan arahan, selanjutkan puluhan petugas diarahkan menuju gang kebakaran tepat di seberang kantor polisi itu.

Sekcam Medan Petisah, Budi Lubis kemudian memberikan arahan kepada perwakilan pedagang yang menjajahkan dagangannya di dalam gang kebakaran dan mengatakan, bahwa penertiban dilakukan sebagaimana yang diperintahkan Pak Walikota Medan, Drs Dzulmi Eldin dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Medan.

“Jadi diharapkan barang-barang dagangan milik bapak-bapak sekalian yang ada di gang kebakaran ini segera dikosongkan,” ucapnya.

Sementara menurut Waka Polsek Medan Baru, AKP Ully Lubis mengatakan, penertiban PK5 dilakukan atas perintah atasan.

” Ini Perintah Pak Kapolsek, karena beliau telah ditegur Propam mengatakan, kenapa kotor sekali di depan Polsek,” kata Perwira berpangkat balok tiga kepada PK5.

Selanjutnya tim gabungan bersama-sama melakukan pengangkatan gerobak, meja, kursi, steleng milik para pedagang dan menaikannya ke mobil pick up dinas milik Satpol PP Medan.

Diselah-selah dilakukan penertiban  PK5 yang berjumlah lima (5) pedagang di lokasi terlihat para pedangan merasa keberatan atas hal yang dilakukan puluhan petugas gabungan tersebut dan mengatakan, penertiban seolah terkesan pilih kasih.

“Kalau mau ditertibkan, jangan pilih kasih, kenapa cuman kami saja yang terus-terusan ditindak sementara yang lain tidak, itu gang ditutup kenapa enggak dibongkar, udah sekian lama itu ditutup, disini kami hanya mencari sesuap nasi dan untuk menyekolahkan anak kami, enggak ada perasaan kalian lihat orang, beraninya sama pedagang kecil saja kalian, karena enggak bayar, kalian tertibkan,” teriak pedagang nasi, Mak Lia.

Senada juga dikatakan pedagang perbaikan jam dan penjahit sepatu, Ali Sinaga menuturkan, meskipun berjualan di gang kebakaran tapi setidaknya kami kan tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Harusnya pedagang kayak kami ini dibina karena ini mata pencarian kami, karena kami berdagang hanya untuk mempertahankan hidup bukan untuk mencari kesenangan atau kekayaan,” keluh pedagang sepatu.

Terkait penertiban PK5, Sinaga berharap agar para pedagang dilakukan pembinaan oleh pihak terkait.

“Kami minta dibina atau ditata saja jangan kami disuruh tutup total, kemana kami harus mencari untuk menghidupi keluarga kami dan menyekolahkan anak kami,” sebutnya.

Usai melakukan penertiban pedagang di depan Polsek Medan Baru, sejam kemudian pukul 18:00 WIB, tim gabungan selanjutnya beranjak pergi menuju PK5 yang berada di Jalan Gatsu tepat depan Plaza Carrefour.

(MM Menayangkan)

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro