50819 KALI DIBACA

Jaga Perumahan Ayahanda Boulevard, Security Dianiaya Preman

Jaga Perumahan Ayahanda Boulevard, Security Dianiaya Preman

example banner

Ket. Gambar: Korban Jaka Wahyudi Saat Memperlihatkan Luka Robek Dibagian Bibir Akibat Terkenak Sajam Milik Pelaku Edi di Perumahan Ayahanda Boulevard, Jalan Tinta, Nomor 19, Kel. Sei Putih Barat, Kec. Medan Petisah, Minggu (23/06/2019) Siang. (MM)

 

 

Metro Medan

Apes benar nasib Jaka Wahyudi (40) yang bekerja sebagai Security di Perumahan Ayahanda Boulevard, Jalan Tinta, Nomor 19, Kel. Sei Putih Barat, Kec. Medan Petisah, Minggu (23/06/2019) siang.

Pasalnya, saat menjalankan tugas menjaga 26 pintu Rumah Toko (Ruko) di komplek perumahan itu, tiba-tiba saja seorang preman bernama Edi (32) menyerang korban Jaka dengan Senjata tajam (Sajam) hingga mengakibatkan korban yang diakrab disapa Boyok mengalami luka bengkak dan robek dibagian bibir sebelah kanan dan lembam dibagian pipih kiri dan terkilir dibagian jempol kiri.

Usai melampiaskan kebringasannya kemudian pelaku Edi melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor miliknya.

Tak senang atas perlakukan pelaku Edi warga Jalan Periuk, Gang Subur, Kel. Sei Putih Tengah, Kec. Medan Petisah, lalu korban Boyok mendatangi Mako Polsek Medan Baru, Jalan Nibung Utama, Kel. Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah membuat laporan polisi dan visum di Rumah Sakit Brimobdasu, Jalan. Wahid Hasym, Kec. Medan Baru.

Korban bapak beranak dua yang juga berdomisili di Jalan Tinta menjelaskan, kejadian penganiayaan terhadap dirinya berawal saat pelaku Edi seorang diri mendatanginya sekira pukul 12:30 WIB ketika sedang posisi berjaga di perumahan, setelah berjumpa lalu pelaku menanyakan kepada korban, aku mau jaga disini,? ucap pelaku, mendengar itu, korban menjawab, kalau itu, kau tanya aja sama orang komplek ini, karena orang dalam udah gak suka lihat kau,” kata korban kepada pelaku.

Lalu pelaku bertanya lagi, kok bisa, sebutnya, kalau enggak kita bagi tiga,” kata pelaku kemudian korban menjawab enak kali kali kau, mendengar itu, pelaku spontan memukul wajah korban sembari mengambil sajam yang disimpan dibalik bajunya. Korban yang mengetahui pelaku menggunakan sajam kemudian melakukan perlawanan.

“Setelah dia (Edi) memukul bagian wajahku kulihat dia ambil sajam dari balik bajunya dan mengarahkan kebagian dadaku, untung aku tangkis dan dia arahkan sajamnya kebagian muka ku hingga koyak bibirku setelah itu dia lari arah Jalan Gang Agenda naik keretanya dan kejadian itu juga disaksikan warga sekitar,” terang korban.

Atas kejadian ini, korban berharap agar polisi segera menangkap pelaku Edi untuk diproses lanjut.

“Sebagai korban saya harap polisi secepatnya menangkap Edi dan tidak ada kata damai dalam masalah ini,” tegas korban.

Menurut keterangan warga sekitar, sebelumnya pelaku Edi pernah juga memecahkan kaca jendela pos komplek tersebut serta sudah sangat meresahkan warga.

“Pokoknya si preman Edi itu udah meresahkan kalilah, dari dulu dia buat onar di kampung ini. Mudah-mudahan cepat ditangkap polisi orang kayak gitu karena warga sini udah resah karena ulahnya, udah bolak balik masuk penjara itu anak diantaranya kasus narkoba dan pernah juga cari masalah sama anggota Tentara,” keluh warga Jalan Tinta.

(MM Menayangkan)

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro