93519 KALI DIBACA

Ketua OKP dan Kuli Bangunan Diciduk Polisi

Ketua OKP dan Kuli Bangunan Diciduk Polisi
Teks Foto: Kedua Tersangka bersama barang bukti usai diboyong petugas ke Mako Polsek Medan Helvetia. (MM)

Metro Medan

Menindaklanjuti Laporan Polisi Nomor : LP/957/XII/2016/SEK MEDAN HELVETIA/RESTABES MEDAN tanggal 03 Desember 2016 atas nama pelapor Eva (43) warga Jln. Ksatria, Lingk. I, No. 43, Kel. Tanjung Gusta, Kec. Medan Helvetia.

Petugas Polsek Medan Helvetia akhirnya berhasil menciduk tersangka inisial N als Bados (65), Ketua OKP di Medan Petisah yang berdomisili di Jln. Cempaka, No. 69 F, Kel. Tanjung Gusta bersama rekannya, DS (24), Kuli Bangunan, warga Jln. Panci, No. 50, Kel. Sei Putih Tengah, Kec. Medan Petisah.

Kronologis kejadian Jum’at (02/12/2016) sekira pukul 23:00 WIB, tersangka inisial DS, Bados, S dan A, bersama-sama pergi ke Cafe 66 di Tanah Garapan Hamparan Perak dan bertemu dengan rekannya J (Tersangka). Pada saat tiba di tempat hiburan malam itu, para tersangka bertemu dengan korban Syarifudin Tanjung (47) warga Jln. Ksatria, Lingk. I, No. 43, Kel. Tanjung Gusta, Kec. Medan Helvetia, entah apa sebabnya, keributanpun terjadi antara kedua belah pihak namun berujung perdamaian.

Sekira pukul 01:30 WIB, kawanan tersangka hendak beranjak pulang bersama-sama dari Cafe tersebut, para tersangka kemudian dicegat kumpulan orang tak dikenal membawa senjata tajam (Sajam) dan melempari batu ke arah kendaraan yang ditumpangi para tersangka, hingga menyebabkan kaca mobil Avanza warna abu-abu plat nomor BK 1318 QR bagian belakang dan kanan belakang pecah.

Kemudian tersangka J mengajak rekannya ke Jln. Klambir V untuk menemui korban. Seketika bertemu dengan korban yang saat itu sedang duduk di kedai, Jln. Klambir V, tanpa basa basi, lalu para tersangka memasukan korban ke dalam mobil.

Di mobil, korban dipukul oleh tersangka J dan DS sembari dibawa ke kantor OKP yang berada di kawasan Medan Petisah. Kemudian korban diturunkan dari mobil dan diletakkan di kantor OKP tersebut. Selanjutnya tersangka S membawa korban menggunakan becak ke depan Plaza Medan Fair/Carrefour, Jln. Gatot Subroto, Kec. Medan Petisah dan meninggalkan korban disana.

Dengan kondisi babak belur, warga sekitar yang melihat korban lalu membawanya ke RS Bhayangkara, Jln. Wahid Hasym, Kec. Medan Baru guna mendapatkan pertolongan medis dan menghubungi pihak keluarga korban.

korbnn

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Teks Foto: Korban kondisi babakbelur saat terbaring di RS Bhayangkara. (MM)

Merasa tak senang atas perlakukan para tersangka, keluarga korban kemudian mendatangi Mako Polsek Helvetia untuk melaporkan kejadian yang menimpa korban. Setelah menerima laporan pelapor dan memintai keterangan saksi, petugas Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia selanjutnya melakukan penyelidikan, hal hasil 2 orang tersangka diciduk bersama sejumlah barang bukti.

Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Hendra Eko Tri Yulianto, SH. SIK. MH didampingi Kanit Reskrim, Iptu Made Yoga saat dikonfirmasi metromedan.co.id, Senin (05/12/2016), membenarkan kejadian tersebut.

” Kedua tersangka telah kita amankan dan diboyong ke Komando guna pemeriksaan lebih lanjut serta menyita barang bukti berupa 1 unit Mobil Avanza warna Abu-abu, BK 1318 QR dan sebilah Clurit, atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 170 Yo Pasal 351 Yo 55, 56 Yo Pasal 328 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkasnya seraya menyebut pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap rekan tersangka lainnya.

(Dari Medan Helvetia, MM)

Loading...
This site is using SEO Baclinks plugin created by Cocktail Family