61719 KALI DIBACA

Wakil Bupati Taput: Kalau Pak Bupati Setuju, Silahkan

Wakil Bupati Taput: Kalau Pak Bupati Setuju, Silahkan
Teks Foto : Sejumlah Awak Media saat konfirmasi Wakil Bupati Taput, Drs. Mauliate Simorangkir tentang harapan masyarakat agar Pemkab Taput menyurati BNN untuk memeriksa para pejabat di Tapanuli Utara, Jumat (04/11/2016). (TN)

TAPUT (Metro Medan)
Pemerintah mempersilahkan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memeriksa aparat pemerintah, baik di pusat maupun di daerah.

Adapun pemeriksaan itu berupa tes urine dan rambut guna mengetahui kemungkinan pejabat daerah mengkonsumsi narkoba.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melalui akun Twitternya, @tjahjo_kumolo.

” Kami mempersilahkan BNN melakukan tes urine, darah, maupun rambut pada aparat pusat maupun daerah,” tulis Tjahjo, Sabtu 26 Maret 2016 yang lalu.

Menanggapi hal itu, Freddy Hermanto Hutasoit (35) warga Kec. Siborong – borong, Kab. Tapanuli Utara kepada metromedan.co.id, Jumat (04/11/2016) mengatakan, menurutnya sudah saatnya BNN turun ke Tapanuli Utara untuk melakukan pemeriksaan para pejabat karena ini merupakan program nasional tentang pemberantasan narkoba.

” Seharusnya Pemerintah Kab. Tapanuli Utara mengusulkan kepada BNN untuk memeriksa mereka, Pemerintah harus memberi contoh yang baik kepada masyarakat dan kita harus bercermin dari kasus mantan Bupati Ogan Ilir, Ahmad Wazir Noviardi,” kata Freddy.

Hal senada juga diutarakan, Alfredo Sihombing, menurutnya, narkoba harus diberantas dari muka bumi ini, terutama di Tapanuli Utara, oleh karena itu dirinya berharap agar BNN Pusat maupun Provinsi Sumatera Utara sudah saatnya memeriksa pejabat Taput.

” Bupati, Wakil Bupati dan segenap stake holder Pemkab Taput harus mau dan berani diperiksa BNN, agar menjadi contoh yang baik untuk masyarakat,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Kab. Tapanuli Utara, Drs. Mauliate Simorangkir ketika dikonfirmasi sejumlah media, seputar harapan masyarakat, agar Pemkab Taput menyurati BNN untuk memeriksa pejabat Taput di ruangannya mengungkapkan, dirinya berpegang teguh kepada rekan – rekan pers dan mengatakan, berdirilah sebagai sosok rool model suri tauladan.

” Jika kami tidak sempurna, sempurnakanlah langkah kami. Kalau pak Bupati setuju menginginkan hal itu, silahkan. Karena biaya untuk melakukan tes urine maupun rambutkan kita,” ucap Mauliate.

Sekedar diketahui, isu penggunaan narkotika oleh pejabat mencuat ke publik pada beberapa waktu lalu, pasca ditangkapnya Bupati Ogan Ilir, Ahmad Wazir Noviardi oleh BNN. Noviardi ditangkap di rumah pribadinya di Kecamatan Gandung, Palembang Sulawesi Selatan.

(Dari Taput, MM-17 Menayangkan)

 

Loading...
This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro