31019 KALI DIBACA

Penyidik Layangkan SP2HP Melalui Akun WA, Kuasa Hukum Korban: Tidak Sah

Penyidik Layangkan SP2HP Melalui Akun WA, Kuasa Hukum Korban: Tidak Sah

Teks Gambar: Kuasa Hukum, Lambas Tony H Pasaribu, SH. MH. (MM)

 

TOBASA (Metro Medan)

Terkait pengiriman Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) yang dilakukan penyidik Polres Tobasa, Fridoni Sitorus melalui Akun Whats App (WA) ponsel miliknya ke nomor tujuan WA ponsel milik Lambas Tony H. Pasaribu, SH. MH selaku Kuasa Hukum Korban, Yusni Hotmaria Boru Sinurat pada tanggal 12 Juli 2019 mengatakan, itu tidak sah.

” Harusnya penyidik harus mengirimkan fisik surat itu ke alamat kantor saya selaku penasehat hukum korban.

Walaupun difotokan dan dikirim dari  WA ,fisiknya tetap harus dikirimkan karena yang sah adalah pengiriman surat asli,” sebutnya.

Lanjut Kuasa Hukum korban, Lambas Tony H Pasaribu, SH. MH berkata, pengiriman SP2HP dilakukan penyidik yang menangani perkara kliennya itu setelah dirinya melayangkan surat ke Polres Tobasa.

“Tgl 12 Juli, itupun karena ku surati,” ucapnya.

Adapun isi surat yang dilayangkan oknum penyidik melalui Akun WA tersebut dengan Nomor : B/133//VII/2018/ Reskrim untuk menindaklanjuti laporan korban yang berisikan, tentang penetapan status tersangka atas nama Elliana J. Siahaan dan pihak Polres Tobasa sudah mengirim surat panggilan pertama pada hari Selasa tanggal 02 Juli 2019 untuk hadir pada hari Jumat tanggal 05 Juli 2019 namun tidak dihadiri tanpa alasan yang jelas.

Pihak Polres Tobasa masih mendalami keterlibatan pihak lain dalam laporan korban, Yusni Hotmaria Boru Sinurat, apakah menyuruh melakukan, turut serta atau bersama-sama dengan Tersangka dalam melakukan tindak pidana tersebut dan akan memberitahukan dalam bulan ini.

Kemudian pihak Polres Tobasa telah mengirimkan kembali surat panggilan kedua sebagai Tersangka kepada Eliana J. Siahaan untuk hadir pada hari Selasa tanggal 16 Juli 2019.

Saat dikonfirmasi kepada Fridoni Sitorus selaku penyidik di Polres Tobasa, Kamis (25 Juli 2019) pukul 15:48 WIB, terkait laporan korban Yusni Hotmaria Sinurat, apakah pihak Polres Tobasa sudah menetapkan tersangka,? dia hanya mengatakan, kirim kartu pers pengenalnya. Boss, kirim dulu tanda pengenalnya,” kilahnya seolah enggan menjawab konfirmasi awak media melalui Akun Whats App sementara awak media sudah menjelaskan terlebih dahulu layangan konfirmasi untuk perimbangan berita menyertakan nama dan dari media mana.

(Dari Tobasa, MM Menayangkan)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below