37719 KALI DIBACA

Terkait Penganiayaan Security, Polisi Tidak Cek TKP

Terkait Penganiayaan Security, Polisi Tidak Cek TKP

Ket. Gambar: Lokasi TKP Penganiayaan Korban Jaka Wahyudi Dilakukan Pelaku Edi Tepatnya di Pos Perumahan Ayahanda Boulevard, Jalan Tinta, Nomor 19, Kel. Sei Putih Barat, Kec. Medan Petisah, Rabu (25/06/2019) Sore. (MM)

 

Metro Medan

Terkait peristiwa terjadinya penganiayaan terhadap korban Security Perumahan Ayahanda Boulevard di Jalan Tinta, No. 19, Kel. Sei Putih Barat, Kec. Medan Petisah, petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Baru tidak melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP).

“Saat kejadian (Minggu, 23/06/2019) pukul 12:30 WIB) sampai hari ini, Rabu (26/06/2019) pukul 16:40 WIB, diketahui enggak ada petugas Polsek Medan Baru unit Reskrim yang datang ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan atas pengaduan korban,” kata J (38)  warga sekitar yang turut serta saat itu mendampingi korban di kantor polisi kepada awak media ini.

 

Begitu juga lanjutnya berkata, mengenai pemeriksaan visum luka yang diderita korban di Rumah Sakit Brimobdasu juga tidak didampingi oleh petugas.

“Padahal saat tiba di kantor polisi, setengah jam usai kejadian Minggu (23/06/2019) siang, tiga orang petugas SPKT berpakaian dinas dan tiga orang petugas unit Reskrim berpakaian biasa sedang duduk-duduk di ruang SPKT, siap nanya-nanya lalu korban diarahkan masuk ke ruang ketik SPKT, setelah dimintai keterangan selanjutnya petugas SPKT mengantarkan korban Jaka ke lantai 2 untuk menunjukan Juper yang menangani laporannya atas nama Rosi. Setelah itu memberikan surat keterangan untuk visum ke Rumah Sakit Brimobdasu tanpa dilakukan pengawalan petugas padahal nyawa korban udah merasa terancam,” terang saksi yang diamini pihak keluarga.

Usai mendapatkan perawatan medis, kemudian korban didampingi ipar dan tetangganya kembali mendatangi Polsek Medan Baru.

” Setelah visum lalu petugas SPKT menyarankan agar korban membawa dua saksi untuk dimintai keterangan dan memberikan selembar kertas berisi nomor ponsel Juper Rosi, kemudian korban beranjak pergi,” jelas saksi sembari menambahkan, kondisi korban masih rawat nginap di rumah untuk pemulihan luka yang dideritanya.

Sebelumnya, aksi penganiayaan menggunakan Sajam yang dilakukan pelaku Edi (32) warga Jalan Periuk, Gang Subur, Kel. Sei Putih Tengah, Kec. Medan Petisah terhadap Korban Jaka Wahyudi (40) warga Jalan Tinta, Kel. Sei Putih Barat, Kec. Medan Petisah terjadi pada Minggu (23/06/2019) pukul 12:30 WIB hingga mengakibatkan korban yang diakrab disapa Boyok mengalami luka bengkak dan robek dibagian bibir sebelah kanan atas dan mendapat 10 jahitan di RS Brimobdasu, Jalan Wahid Hasym, Kec. Medan Baru dengan biaya sebesar Rp.181.000 kemudian lembam dibagian pipih kiri dan terkilir dibagian jempol kiri.

(MM Menayangkan)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below