51619 KALI DIBACA

Anggota Polisi Tewas Tembak Kepala Sendiri

Anggota Polisi Tewas Tembak Kepala Sendiri

Ket. Gambar: Jenazah Korban B. Iskandar Posisi Bersimbah Darah Saat Dilokasi Kejadian, Selasa (17 April 2018) sore. (MM)

 

Metro Medan

Anggota Polsek Samatiga Polres Aceh Barat tewas di tempat diduga akibat bunuh diri dengan cara menembak kepala sendiri.

Data yang dirangkum di lapangan, kejadian berawal saat korban Bripka B. Iskandar, NRP 81060341, jabatan Kasium Polsek Samatiga warga Gp.Suak Timah, Kec. Samatiga, Kab. Aceh Barat mengambil senpi inventaris dan dilihat oleh rekannya  anggota piket, Bripka Seni Kentara, Selasa (17 April 2018) pukul 15:00 WIB.

Tak lama kemudian, Bripka Fikrizal datang dan mengatakan kepada Bripka Seni.K, bahwa dirinya disuruh mengambil senjata yang diambil korban.

” Saya diperintah Kapolsek mengambil senpi untuk mengambil dokumen PAM Bank BRI,” sebutnya.

Namun ditunggu-tunggu hingga pukul 18:00 WIB, senpi inventaris Polsek tersebut belum dikembalikan korban.

Dikarenakan Senpi panjang SV2 no. AC.F 008889 Polsek belum dikembalikan, Kanit Reskrim merasa curiga dan dirinya kemudian melaporkan hal tersebut ke Kapolsek Samatiga.

Mendengar hal itu, selanjutnya Kapolsek dengan membawa 3 orang personil Polsek mencari korban dengan mendatangi kediamannya di GP Suak Timah, Kec. Samatiga, Kab. Aceh Barat tepatnya di belakang Kantor Camat.

Setibanya, Sani selaku mertua bersama istri korban menjelaskan, bahwa korban ada pulang ke rumah sekira pukul 13:00 WIB selanjutnya pergi dan belum kembali sampai dengan saat ini.

Kemudian pada hari itu sekira pukul 19:00 WIB, Tim menuju ke rumah Waka Polres untuk melaporkan dan kordinasi masalah tersebut.

Tiba-tiba sekira pukul 20:00 WIB, mertua korban menghubungi Kanit Reskrim Polsek Samatiga melalui handphone selular dan mengatakan bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan luka berat, kritis menembak dirinya sendiri di dalam pondok sawah kebun yang tak jauh dari rumahnya.

Mendapat kabar tersebut, Kanit Reskrim Polsek Samatiga mendatangi TKP bersama Tim Identifikasi Polres Abar untuk melakukan penyelidikan dan membawa korban ke RSU CND untuk di Visum.

Menurut keterangan mertua korban, setelah Kapolsek ke rumah korban, lalu mertua korban pergi ke kebun mencari korban dan menemukan korban berada di dalam pondok sawah kebun (TKP-Red) tersebut dalam keadaan pintu pondok terkunci dari dalam, selanjutnya mertua korban memanggil korban “is, is, ini bapak buka pintu” bersamaan dengan hal tersebut mertua korban mendengar suara letusan senpi.

Kemudian mertua korban memanggil nama korban namun tidak dibuka pintu lalu mendobrak pintu belakang dan melihat korban dalam posisi terlentang kepala mengeluarkan banyak darah dan posisi senjata disamping korban dengan arah posisi  senjata laras panjang mengarah ke kepala korban.

Data yang dihimpun di kantor polisi, sebelumnya korban pernah melakukan percobaan bunuh diri tahun 2011 dikarenakan masalah hutang piutang dan Korban dalam beberapa bulan ini terlibat hutang piutang.

Teks Foto: Korban Bripka B. Iskandar (Ditandai) Semasa Hidupnya Saat Bersama Rekan-Rekannya. (MM)

Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi terkait kematian korban tersebut.

(Dari Aceh Barat, MM Menyangkan)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below