Forum Aksi Bersama Rakyat Sumut Minta Kejatisu Ambil Alih Kasus Korupsi PKK Dairi


Ket. Gambar: Massa Forum Aksi Bersama Rakyat Sumut Saat Orasi di Kantor Kejatisu, Rabu (11 April 2018). (MM)

 

Metro Medan

Puluhan massa yang mengatasnamakan dirinya Forum Aksi Bersama Rakyat Sumut menggelar aksi unjuk rasa (Unras) di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Jln. AH. Nasution, Medan, Rabu (11 April 2018).

Dalam orasinya, para pendemo tersebut mempertanyakan dugaan kasus korupsi PKK Kabupaten Dairi sebesar Rp. 1.8 miliar yang saat ini ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidikalang sejak tahun 2017 yang terkesan jalan di tempat.

Massa menyebut, dalam kasus ini, pihak Kejari sudah pernah memanggil istri Bupati Dairi, Dumasi Sianturi untuk diperiksa. Namun, penanganan kasusnya mengambang.

” Kedatangan kami untuk mempertanyakan kelanjutan kasus PKK Dairi yang sampai saat ini belum dituntaskan oleh pihak Kejari,” ungkap Ketua Forum Aksi Bersama Rakyat, Feri Nofirman.

Selaku ketua aksi, dirinya juga menyayangkan penegak hukum Dairi yang lamban dalam penanganan kasus tersebut.

” Dimata hukum tidak ada yang kebal. Semua yang terlibat dalam persoalan hukum harus diproses apalagi kasus ini tentang pelenyapan uang rakyat. Satu rupiah pun uang rakyat tidak bisa dikorupsi. Kejaksaan harus bersikap adil dan netral,” sebutnya.

Terkait hal tersebut, Feri berharap agar kasus dugaan korupsi PKK Kabupaten Dairi segera diambil alih oleh pihak Kejatisu.

” Secepatnya pihak Kejatisu mengambil alih kasus ini, agar tidak berlarut-larut,” harap ketua aksi.

Tak hanya Kejatisu saja, tegas Feri menuturkan, Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) juga turut serta memantau kasus PKK tersebut.

” Masyarakat minta agar kasus ini segera dituntaskan. Sebagai bentuk dukungan penuntasan kasus ini Forum Aksi Bersama Rakyat akan melakukan aksi unjukrasa nantinya  di Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” jelas Ketua aksi.

(Dari Medan, MM Menayangkan)





author

Author: