Korban Laka Keluhkan Pelayanan Rumah Sakit Bunda Thamrin


Ket. Gambar: Rumah Sakit Bunda Thamrin. (MM)

 

Metro Medan

Putra Sembiring (42), korban kecelakaan (Laka) mengeluhkan pelayanan pihak Rumah Sakit Umum Bunda Thamrin, Jalan Sei Batang Hari, Kel. Babura, Sunggal.


Ket. Gambar: Korban Putra Sembiring Saat Memperlihatkan Luka Dibagian Tangannya, Usai Mendapatkan Perawatan Medis di RS Bunda Thamrin. (MM)

 

Pasalnya, pasca terjadinya laka terhadap korban warga Pasar 5, Gg. Sekata, No.3 Padang Bulan, pihak Rumah Sakit ternama tersebut ketika ditanya korban usai mendapatkan pertolongan medis atas luka yang dialaminya dan istri, ironisnya  pihak rumah sakit tidak membuat berita acara penyerahan dirinya bersama istri dengan warga yang mengantarkannya saat kejadian.

” Kan aneh, Pihak Rumah Sakit Bunda Thamrin mengetahui orang yang mengantarkan saya dan istri namun mereka tidak membuat berita acara penyerahan kami dari warga yang mengantarkan saat kejadian,” keluh Putra kepada Wartawan, Selasa (27/03/2018) siang.

Saat disinggung korban tentang sepedamotor miliknya, pihak Rumah Sakit mengatakan,” Itu tidak urusan kami,” ucap pegawai Rumah Sakit dengan nada berang.

Mendengar perkataan itu, korban menjawab,” Saya tidak mau bayar biaya perobatan, sampai sepedamotor saya temukan atau laporkan saja ke pihak Polsek Medan Baru bahwa saya tidak kooperatif tidak mau membayar biaya perobatan agar saya dipenjarakan saja,” sebutnya.

Kecekcokan terhadap kedua belah pihakpun terjadi dan tak lama kemudian, meskipun dengan hati yang kecewa dengan pelayanan yang diberikan, Putra kemudian membayar biaya perobatan dirinya dan istri sebesar Rp. 2.180.000 selanjutnya kedua korban beranjak pulang ke rumahnya.

(Dari Medan, MM Menayangkan)





author

Author: