Saksimata Beberkan Kronologis Tangkapan Kasus Togel di Gedung Petisah


Teks Foto: Mako Polsek Medan Baru. (MM)

 

Metro Medan

Sejumlah saksimata yang mengetahui penangkapan ketiga pria dalam kasus judi toto gelap (Togel) di Gedung Pasar Petisah membeberkan kronologis kejadiannya kepada Wartawan, Rabu (28/02/2018) sore.

Dijelaskan mereka, kejadian berawal saat petugas unit Reskrim Polsek Medan Baru turun ke tempat kejadian perkara (TKP) di Lantai II, Gedung Pasar Petisah tepatnya di Sebuah warung kopi (Warkop) siabang, Senin (26/02/2018) sore.

Dari lokasi, para petugas bermula menghampiri seorang pria inisial T, saat dilakukan penggeledahan dan pemeriksaan dari dalam 1 unit handphone miliknya, petugas menemukan nomor tebakan angka judi togel.

Selanjutnya petugas menghampiri kedua pria lainnya BT dan PT yang seketika itu keduanya duduk tak jauh dari pengamanan T, seketika dilakukan penggeledahan terhadap BT, petugas menemukan 1 unit handphone merek Samsung dan menemukan nomor tebakan angka judi togel serta menyita 1 buah dompet, tas sandang.

Kemudian petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap PT yang seketika itu hendak beranjak dari tempat duduknya, dari dirinya petugas juga menyita 1 unit handphone miliknya dan lagi-lagi petugas menemukan nomor tebakan angka judi togel dan petugas menyita 1 buah jam tangan, dompet dan tali pinggang.

Setelah itu petugas memboyong ketiganya (T, BT dan PT) ke unit Reskrim Polsek Medan Baru yang dikomandoi Aiptu Jani Ginting bersama anggota memboyong ketiga pria tersebut ke Mako Polsek Medan Baru guna dilakukan pemeriksaan intensif.

Usai dilakukan pemeriksaan dan penahanan semalaman terhadap ketiga pria tersebut, Penyidik Pembantu unit Reskrim Polsek Medan Baru, Briptu Imanuel Dachi kemudian melakukan pelepasan satu dari ketiganya pada keesokan harinya.

” Dah keluar si T itu, Selasa (27/02/2018) siang, jam 12:00 WIB, keluarganya datang jumpai penyidik sementara BT dan PT masih ditahan dan sudah dikirim ke Rumah Tahanan dengan alasan penyidik, sel Polsek Medan Baru penuh tahanan namun saat dicek rupanya sel kosong,” sebut warga merasa keheranan.

Keterangan warga tampaknya berbeda dengan Kapolsek Medan Baru, Kompol Victor Ziliwu, SH. SIK. MH sebelumnya mengatakan, petugas Polsek Medan Baru menerima informasi dari warga bahwa di Lantai II Pasar Petisah sering terjadi Penjualan judi togel.

Selanjutnya unit Reskrim melakukan penyelidikan, Senin (26/02/2018) pada pukul 15:00 WIB di sekitar tempat kejadian dan unit Reskrim melihat 2 orang laki-laki yang sedang duduk di lantai II di warung kopi dan sangat mencurigakan.


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ket. Gambar: Petugas Polsek Medan Baru Saat Memaparkan BT dan PT di Ruang Penyidik. (MM)

Kemudian unit Reskrim menghampiri mereka dan mereka mencoba pergi, unit Reskrim melakukan introgasi terhadap mereka dan melakukan penggeledahan ditemukan Handphone dari mereka yang diketahui berinisial PT (39) warga Jalan Eka, Gg. Family, Kec. Medan Helvetia dan BT (53) warga Jalan Pantai Timur, Lingk. II, Kec. Helvetia yang berisi pesanan penjualan nomor togel.

Dari pelaku BT ditemukan 1 buah tas sandang warna coklat yang berisikan 9 lembar kertas berisikan nomor togel dan 1 lembar potongan kertas kecil yang bertuliskan nomor togel kemudian pelaku dan barang bukti diboyong ke Polsek Medan Baru.

” Berdasarkan info dari warga bahwa di lantai 2 Petisah bebas menjual togel dan anggota melakukan penyelidikan serta menangkap kedua pelaku PT dan BT,” jelas Kapolsek sembari menambahkan, pelaku melanggar Pasal 303 ayat (1) KUHPidana, ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

(Dari Medan, MM Menayangkan)





author

Author: