Gunung Sinabung Erupsi, Lapak Judi Terus Berlangsung


Ket. Gambar: Judi Dadu. (MM)

 

T.KARO (Metro Medan)

Terjadinya erupsi letusan gunung Sinabung Kabupaten Tanah Karo tampaknya tak mempengaruhi para bandar judi kopiok dan dadu putar untuk tidak membuka perjudian yang dikelolah mereka.

Hal itu sebagaimana yang dibeberkan warga sekitar kepada awak media, Rabu, 21 Februari 2018, siang mengatakan, saat melintasi areal lokasi, mereka melihat banyaknya puluhan pria berkumpul di tempat perjudian dua lokasi berbeda.

” Masyarakat lagi ditimpa musibah terkenak erupsi letusan gunung berapi Sinabung, elok pulak, mereka main judi kopiok sampai malam dinihari di dekat jembatan Laudah, Jalan Kabanjahe, P.Siantar itu, Selasa (20/02/2018) malam,” beber warga.

Begitu juga lapak perjudian dadu putar yang berada di sebelah hotel ternama kawasan Berastagi juga terlihat masih beroperasi.

” Judi dadu putar di Berastagi samping hotel MH milik Panitia D pun masih buka sampai hari ini, enggak kalah ramainya yang main seperti di Jembatan Laudah, Kabanjahe,” cetus warga.

Warga sekitar menyesalkan, lemahnya aparat Kepolisian setempat merespon keluhan masyarakat tentang adanya praktik perjudian di kampung halaman mereka.

” Jika Polres Tanah Karo tak mau ataupun tak mampu melakukan penindakan dan penggerebekan lokasi judi kopiok di tempat yang dikelolah sejumlah Panitia insial E, B, TS dan B dan judi dadu putar yang dikelolah D tersebut, harusnya Polda Sumut ambil alih segera,” harap warga yang telah merasah resah dengan adanya lapak-lapak perjudian mata dadu itu.

Sebelumnya, menanggapi adanya lapak judi Kopiok dan Dadu Putar di Kabupaten Tanah Karo, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting akhirnya angkat bicara.

” Terima kasih informasinya, Polda Sumut tetap komitmen untuk melakukan penindakan terhadap sgl bentuk judi yg ada di wilayah sumut,” tegasnya kepada Metromedan, Minggu (18/02/2018) sekira pukul 09:43 WIB.

(Dari TanahKaro, MM Menayangkan)





author

Author: