Mantan Ketua II KPUM Dijatuhi Hukuman Penjara 2,4 Tahun


Teks Foto: Terdakwa Rayana Simanjuntak Saat Mendengar Amar Putusan Majelis Hakim di Ruang Kartika, PN Medan, Selasa (19/12/2017) sore. (MM)

 

 

Metro Medan

Dalam amar putusan, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhi hukuman penjara 2,4 tahun kepada mantan Ketua II Koperasi Pengangkutan Umum Medan (KPUM), Rayana Boru Simanjuntak, Selasa (19/12/2017) sore.

” Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Rayana Simanjuntak dengan hukuman selama dua tahun empat bulan penjara,” tegas Hakim Ketua, Janverson Sinaga dalam persidangan yang digelar di Ruang Kartika, PN Medan, Selasa (19/12/2017) sore.

Dia menyatakan, terdakwa Rayana Simanjuntak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 378 KUHPidana tentang Penggelapan uang muka atau Down Payment (DP) Rp. 3 juta perunit dalam pembelian 179 unit mobil yang bersumber dari uang anggota KPUM.

Vonis yang dijatuhkan Hakim Ketua terhadap Terdakwa lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Nelson Victor, SH dengan tuntutan hukuman 3,6 tahun penjara.

Usai mendengar putusan hakim, terdakwa kemudian mengajukan banding namun JPU mengatakan pikir-pikir.

Diketahui sebelumnya dalam dakwaan JPU menjelaskan, berawal saat anggota KPUM membayar DP Rp. 19,5 juta perunit untuk pembelian 179 unit mobil APV tahun 2015 untuk peremajaan armada angkutan kota yang sudah rusak dan tak layak digunakan.

Pembelian mobil, pihak KPUM bekerjasama dengan PT.TSA kenyataannya KPUM hanya memberikan DP sebesar Rp. 16,5 juta perunit kepada PT.TSA, mengetahui adanya penggelapan kemudian Bendahara KPUM, Jiwa Surbakti hanya melaporkan mantan Ketua II KPUM ke Mako Polda Sumut hingga sampai ke ranah persidangan terdakwa Rayana Simanjuntak.

(Dari Medan, MM Menayangkan)





author

Author: