31019 KALI DIBACA

Tim Saber Pungli Mabes Polri dan KPK Geledah Kantor Dipenloka Taput

Tim Saber Pungli Mabes Polri dan KPK Geledah Kantor Dipenloka Taput
Keterangan Foto: Tim Saber Pungli Mabes Polri dan KPK saat membawa satu boks hasil penggeledahan berisi dokumen. (TN)

TAPUT (Metro Medan)

Tim Saber Pungli Mabes Polri dan KPK, Kamis (12/01/2017) melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset (Dipenloka) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Bukan disitu saja, di kantor Dinas Pendidikan Taput, Tim Saber Pungli dan Unit Tipikor Polda Sumut juga melakukan pemeriksaan dan penggeledahan.

Pantauan metromedan.co.id, terlihat juga sejumlah pegawai Dipenloka Pemkab Taput dan pegawai Dinas Pendidikan Taput dibawa petugas Tim Saber Pungli ke Mapolres Taput untuk diperiksa.

Hingga berita ini diturunkan, para pegawai Dipenloka Taput dan Dinas Pendidikan bersama sejumlah pegawai di instansi tersebut masih diperiksa penyidik Mabes Polri, KPK dan Polda Sumut di Mapolres Taput.

Seorang penyidik dari Tipikor Polda Sumut yang tidak mau disebutkan namanya ketika dikonfirmasi wartawan seputar penggeledahan yang dilakukan mereka di kantor Dipenloka mengatakan, mereka tim gabungan terdiri dari Polda, Mabes Polri dan KPK.

” Untuk lebih jelasnya, nanti saja di Polres ya. Kita akan berikan kesempatan nanti di Polres kepada rekan-rekan pers,” ujar seorang penyidik yang tak mau disebut namanya.

Menurut informasi, penggeledahan tersebut dilakukan terkait penyelidikan dan pengembangan kasus Kadis Pendidikan Taput, Jamel Panjaitan yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli Mabes Polri dan KPK.

Sebelumnya diberitakan, Tim sabungan Saber Pungli dan KPK melakukan OTT terhadap Kadisdik Taput, Jamel Panjaitan dan Kepala SMAN 1 Sipahutar, Binsar Lubis serta Kepala SMAN 1 Pangaribuan, Jonni Uliper Simanjuntak. Ketiganya ditangkap, Rabu (21/12/2016) pagi, di rumah pribadi Jamel Panjaitan di Jalan DI Panjaitan Tarutung.

Dalam penangkapan tersebut, petugas menemukan barang bukti diantaranya uang tunai sebesar Rp.235 juta, 100 Dolar AS dan 200 Yuan China dan sejumah buku tabungan. Uang tersebut disebut merupakan pungli dari kepala sekolah yang ada di Taput terkait pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Jamel Panjaitan sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan oleh Polda Sumut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(Dari Taput, MM-17 Menayangkan)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below