Periksa Pejabat Taput, BNN Tak Publikasi Hasilnya ke Publik


Teks Foto: Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Sumut, Fitriani Ratna saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (01/12/2016).(TN)

TAPUT (Metro Medan)

Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan tes urine kepada pejabat eselon IV di lingkungan Pemkab Taput. Namun, hasilnya tidak akan dipublikasi ke publik.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Fitriani Ratna selaku petugas BNN Provinsi Sumut.

” Hasilnya nanti akan kita sampaikan kepada Bupati dan tidak bisa dipublikasikan ke publik, karena sudah menjadi SOP kita,” terangnya kepada sejumlah wartawan, Kamis (01/12/2016) di Balai Data atas Kantor Bupati Taput.

Terpisah, Sekretaris Daerah, Edward Tampubolon ketika dikonfirmasi metromedan.co.id melalui selulernya, membenarkan adanya tes urine yang dilakukan BNN Sumut kepada pejabat eselon IV di Lingkungan pemerintah Kab. Taput.

” Tim BNN Sumut yang memeriksa ada 3 orang, namun untuk lebih pastinya, coba tanya kepada Kesbang Pol Linmas,” ujarnya.

Kepala Kantor Kesbang Pol Linmas, Kab. Taput, Hendrik Taruna Surbakti saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan, jika kehadiran BNN Sumut merupakan usulan dari pihaknya.

” Karena Negara kita saat ini darurat narkoba, sehingga Pemkab mengantisipasi dengan cara melakukan tes urine khusus kepada pejabat eselon IV. Keinginan kita sebenarnya tes urine dilakukan kepada setiap pegawai, namun itu diperlukan biaya yang besar, karena alat tesnya mahal,” sebutnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 525 orang khusus Pejabat Eselon IV yang dites.

” Kita lakukan secara mendadak dengan cara mengundang Rapat Koordinasi, sehingga mereka sangat terkejut. Bagi pejabat eselon IV yang belum hadir saat ini, besok akan tetap dilakukan tes,” tegasnya.

Ketua Panitia penyelenggara tes urine ini menambahkan, tim dari BNN Sumut yang memeriksa ada 3, diantaranya Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Fitriani Ratna, Penyuluh Narkoba Ahli Pratama, Ratna Juwita Rambe, S.Psi, dan Khairul Ardy Lubis, S.Ag serta Ahmad Zulfandy Hasibuan, Amd sebagai pengelola Data.

” Adanya tes urine ini semoga masyarakat Taput senantiasa mempercayai pemerintah, bahwa kami selalu menjadi garda terdepan dalam memberantas narkoba di Pemkab Taput,” harap alumni IPDN ini.

Terpisah, Krisna Hutauruk warga Tarutung terkait tes urine yang dilakukan Pemkab Taput khusus eselon IV sangat mendukung serta mengapresiasi program tersebut.

” Sangat baik tes urine itu dilakukan. Namun, jangan bawahan saja yang dilakukan tes. Seyogyanya Bupati dan Wakil harus pertama di tes, karena mereka seorang pemimpin yang nota bene panutan bagi bawahannya,” ujarnya.

Pantauan metromedan.co.id di lokasi, hingga berita ini diturunkan, pejabat eselon IV yang sudah melakukan tes urine sebanyak 454 orang. Dan tes urine telah dilakukan selama 2 hari.

(Dari Taput, MM-17 Menayangkan)





author

Author: