13419 KALI DIBACA

Plt Gubsu : Danau Toba Harus Punya Manfaat Ganda Selain Potensi Wisata

Plt Gubsu : Danau Toba Harus Punya Manfaat Ganda Selain Potensi Wisata

 

Teks Foto : Plt Gubsu, Ir H. Tengku Erry Nuradi, Msi Saat Menabur Benih Ikan Dalam Program Pelestarian Danau Toba di Dermaga Toledo Resort, Kabupaten Samosir, Selasa (08/03/2016). (Il)

Metro Medan – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Ir H. Tengku Erry Nuradi, Msi berharap Danau Toba tidak hanya sebagai kawasan wisata, tetapi juga sebagai danau yang memberikan nilai tambah prekonomian masyarakat dari bidang perikanan air tawar alami.

Harapan itu dikemukakan Tengku Erry Nuradi usai menabur benih ikan dalam program Pelestarian Danau Toba di dermaga Toledo Resort, Kabupaten Samosir, Selasa (08/03/2016).

Turut dalam acara tersebut Ketua TP PKK Sumut Evi Diana Erry, Kadis Kelautan Perikanan Provsu Zonni Waldi, Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Pj Bupati Simalungun Binsar Situmorang, Bupati Tapteng Nikson Nababan, Kepala Bappeda Provsu Arsyad Lubis, Kadis Kehutanan Provsu Hallen Purba, Kadis Bina Marga Provsu Effendi Pohan, Kaban Perizinan Terpadu Sumut Sarmadan Hasibuan, Kaban Bakorluh Sumut Bonar Sirait, dua anggota DPRD Sumut dan SKPD lainnya.

Dalam kesempatan itu, Erry mengatakan, Danau Toba harus memberikan nilai tambah ekonomi, tidak hanya dari sisi pariwisata, tetapi juga dari bidang perikanan air tawar secara alami yang mendukung pelestarian Danau Toba.

“ Pemerintah Provinsi terus merangkul seluruh pihak yang punya komitmen dan visi yang sama dalam pelestarian Danau Toba. Salah satunya dengan program tabur benih ikan dalam upaya menjaga ekosistem lingkungan,” ujar Erry.

Erry berharap, ikan yang ditabur akan terus berkembang. Hasil ikan nantinya bermanfaat dalam menjaga asupan protein bagi masyarakat sekitar.

“ Ini adalah salah satu upaya dalam memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Tidak hanya dari sisi pariwisata, tetapi juga dari sisi bidang perikanan,” harap Erry.

Menyinggung soal keramba, Erry menyatakan, pemerintah pusat akan berkoordinasi dengan Badan Otoritas Danau Toba dalam mencari solusi budidaya ikan masyarakat yang kini berada di perairan Danau Toba.

“ Intinya, Kementerian Pariwisata akan mengeluarkan kebijakan soal itu. Apakah akan ada teknologi mudah dan ekonomis menyiasati limbah keramba agar tidak mencemari air Danau Toba atau seperti apa,” terang Erry.

Komitmen pemerintah pusat dalam mengembangkan Danau Toba menjadi Monaco of Asia, harus direspon, tidak hanya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, tetapi juga 7 kabupaten yang ada di sekitar Danau Toba.

“ Pusat serius, kita harus lebih serius. Karena yang mendapatkan manfaat langsung dari keberadaan Danau Toba adalah masyarakat yang ada di kawasan itu,” sebut Erry.

Tidak lupa Erry menyatakan apresiasi kepada semua pihak, termasuk masyarakat yang sebelumnya telah menabur benih ikan ke Danau Toba.

“ Tabur ikan adalah contoh yang layak mendapat apresiasi. Mari kita lestarikan ekosistem Danau Toba,” ajak Erry.

Sementara Kadis Kelautan Perikanan Provsu Zonni Waldi mengatakan, benih ikan yang di tabur sebanyak 25 ribu ikan, 20 ribu diantaranya jenis nila, 5 ribu ikan mas dan seribu ikan jurung.

“ Tujuan utamanya adalah menjaga ekosistem Danau Toba. Lebih dari itu, masyarakat mendapat manfaat lain, sebagai lauk untuk memenuhi kebutuhan protein,” sebut Zonni.

(Dari  Samosir, MM-13 Menayangkan)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below